PERENCANAAN PEMBANGUNAN WATERFRONT CITY UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA PESISIR KOTA CIREBON

Authors

  • Herwantono Herwantono Universitas Nahadatul Ulama Cirebon
  • Eulis Henda Nugraha Universitas Nahadatul Ulama Cirebon

Abstract

Permasalahan yang dihadapi Kota Cirebon adalah wilayah administrasi yang kecil yaitu 37,35 km2 atau 3.735,8 hektar. Pemerintah kota Cirebon menilai luas wilayah yang sekecil itu tidak dapat memenuhi pertumbuhan di kota Cirebon. Persebaran penduduk di kota Cirebon juga tidak merata. Kepadatan penduduk di wilayah pesisir atau di kecamatan Lemahwungkuk lebih sedikit dibandingkan dengan di pusat kota Cirebon atau di kecamatan Pekalipan.
Berdasarkan analisis data dan analisis terhadap lokasi perencanaan, permasalahan yang terjadi di kota Cirebon adalah wilayah administrasi yang kecil,
persebaran penduduk yang belum merata, potensi-potensi sumber daya alam yang belum berkembang,kondisi pesisir pantai yang mengalami abrasi, serta
keterbatasan sarana dan prasarana yang ada di pesisir pantai utara kota Cirebon. Melihat keterbatasan yang dihadapi oleh kota Cirebon
direncanakan pembangunan pesisir pantai yang berkelanjutan dengan pembangunan kawasan tepi air atau waterfront city.

Downloads

Published

2021-04-30