PENGARUH SHOPPING LIFESTYLE, VOUCHER GRATIS ONGKIR, DAN VIRAL MARKETING TERHADAP PERILAKU IMPULSIVE BUYING PADA E-COMMERCE SHOPEE DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
(Studi Pada Generasi Z dan Pengguna Aplikasi Shopee di Kota Bandar Lampung)
DOI:
https://doi.org/10.31943/investasi.v11i3.352Keywords:
shopping lifestyle, voucher gratis ongkir, viral marketing, impulsive buyingAbstract
- Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat, khususnya melalui penggunaan platform e-commerce. Berbagai kemudahan transaksi, promosi, dan pemasaran online menjadikan konsumen semakin rentan terhadap pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh shopping lifestyle, voucher gratis ongkir, dan viral marketing terhadap perilaku impulsive buying pada e-commerce shopee dalam perspektif ekonomi islam.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan sumber data yang digunakan adalah data primer. Populasi pada penelitian ini adalah generasi z di kota bandar lampung dan sampel yang diambil adalah 100 sampel menggunakan metode purposive sampling.metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang menggunakan skala likert. Metode analisis data yang digunakan adalah pendekatan structural equation modeling-partial least square (sem-pls) dengan menggunakan software smart pls versi 4.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) shopping lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, (2) voucher gratis ongkir berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, dan (3) viral marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying. Sementara itu dalam perspektif ekonomi islam, perilaku konsumsi yang berlebihan berpotensi mengarah pada israf (berlebih-lebihan) dan tabdzir (pemborosan), sehingga konsumen muslim dituntut menjaga prinsip kesederhanaan (wasathiyah). Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun strategi pemasaran digital efektif dalam meningkatkan penjualan, pelaku usaha perlu menerapkannya secara etis dan sesuai syariah agar konsumsi membawa manfaat yang lebih luas.
References
Ahmad, S. H., Wolok, T., & Abdussamad, Z. K. (2022). Pengaruh shopping lifestyle dan promosi produk skin care terhadap impulse buying melalui media TikTok Shop. Jambura: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 5(2), 784–793.
Anggraini, D., et al. (2023). Pengaruh flash sale dan tagline “gratis ongkir” Shopee terhadap impulsive buying secara online dengan Muslim self-control sebagai variabel moderating (kajian perspektif ekonomi Islam). Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(1), 618–629.
Atrian, A., & Sholihah, E. (2024). Pengaruh flash sale, website quality dan promosi gratis ongkir terhadap impulse buying di marketplace online Shopee (studi kasus pada mahasiswa pengguna Shopee di STIE STEKOM Kartasura). Dinamika: Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi, 4(1), 44–53.
Aulia, F. (2025). The effect of hedonic shopping motivation and shopping lifestyle on impulse buying through positive emotion as a mediating variable in Shopee e-commerce service users in Padang city. Santhet: Jurnal Sejarah Pendidikan dan Humaniora, 9(1), 292–300.
Furqon, M. A. (2020). Pengaruh viral marketing dan turbo marketing terhadap keputusan pembelian. Jurnal Inspirasi Bisnis dan Manajemen, 4(1), 79–90.
Ghozali, I. (2021). Partial least squares: Konsep, teknik, dan aplikasi menggunakan program SmartPLS 3.2.9 untuk penelitian empiris. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.
Jannah, M., Wahono, B., & Khalikussabir, K. (2022). Pengaruh diskon flash sale, rating, dan gratis ongkos kirim terhadap keputusan pembelian pada marketplace Shopee. E-JRM: Elektronik Jurnal Riset Manajemen, 10(13).
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2011). Two hearts in three-quarter time: How to waltz the social media/viral marketing dance. Business Horizons, 54(3), 253–263.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2008). Prinsip-prinsip pemasaran (Edisi ke-12). Jakarta: Erlangga.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th global ed.). England: Pearson.
Levy, M., & Weitz, B. A. (2009). Retailing management. New York: McGraw Hill.
Mardhiyah, R. S. (2021). Pengaruh hedonic shopping motivation dan shopping lifestyle terhadap impulse buying dengan emosi positif sebagai variabel intervening (studi pada konsumen perempuan e-commerce Shopee di Kota Mojokerto) [Skripsi, Universitas].
Putri, N. A., et al. (2024). Pengaruh fashion involvement, shopping lifestyle, dan hedonisme terhadap perilaku konsumtif pada konsumen fashion berbasis online TikTok Shop Candy Lady Store Bandar Lampung. Jurnal Manajemen Mandiri Saburai (JMMS), 8(1), 19–32.
Putri, S. J., Yadewani, D., & Rahayu, S. (2025). Pengaruh live streaming, flash sale, dan promo gratis ongkir terhadap perilaku impulsive buying pada pengguna aplikasi TikTok. Jurnal Pustaka Manajemen, 5(1), 9–15.
Rosilawati, W. (2024). Pengaruh orientasi fashion dan konsep diri terhadap perilaku pembelian kompulsif ditinjau dalam perspektif Islam. At-Tasharruf: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah, 2(1), 112–124.* https://ejournal.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/atthasarruf/article/view/3806
Sanjaya, C., & Candraningrum, D. A. (2021). Pengaruh promosi gratis ongkos kirim Shopee terhadap minat beli konsumen di toko non star seller. Prologia, 5(2), 369–375.
Sari, M. D. (2023). Perilaku konsumen. Sidoarjo: Uwais Inspirasi Indonesia.
Sawitri, P. K., Nurhajati, N., & Basalamah, M. R. (2023). Pengaruh viral marketing, flash sale 12.12, dan tagline gratis ongkos kirim terhadap keputusan pembelian barang di marketplace Shopee (studi kasus mahasiswa FEB Unisma angkatan 2019). E-JRM: Elektronik Jurnal Riset Manajemen, 12(1).
Solomon, M. R. (2017). Consumer behavior: Buying, having, and being (12th ed.). Boston: Pearson.
Sugiyono. (2006). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutisna. (2002). Perilaku konsumen dan komunikasi pemasaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Thios, T., et al. (2025). Tiga serangkai pemicu keinginan instan: Studi tentang dampak influencer marketing, viral marketing, dan online customer review terhadap impulsive buying Gen Z di Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 9(2), 2801–2820.
Utami, C. W. (2010). Manajemen ritel: Strategi dan implementasi operasional bisnis ritel modern di Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.
Wafa, I. (2025). Tingkat penetrasi internet di Indonesia konsisten meningkat. Goodstats.id. https://data.goodstats.id/statistic/tingkat-penetrasi-internet-di-indonesia-konsisten-meningkat-HCq1y
Widiyawati, & Patrikha. (2023). Pengaruh time limit marketing dan viral marketing strategy terhadap impulsive buying pada pengguna aplikasi social commerce.







